Sungguh Tega, BLT Lansia Diduga Dipotong Kepala Desa Purwodadi Sunggal Deli Serdang Rp300.000

Foto : Kantor Kepala Desa Purwodadi Sunggal Deli Serdang.

 

 

DELI SERDANG – Hingga pertengahan tahun 2026, masih ditemukan kasus korupsi dan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) yang menyasar lansia di berbagai daerah.

Modus yang digunakan beragam, mulai dari pemotongan dana secara langsung hingga manipulasi data penerima manfaat.

Seperti yang terjadi di Desa Purwodadi, Jalan Sekolah, Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang seorang Lansia yang namanya dirahasiakan mengaku kecewa.

Sebelumnya, para lansia penerima manfaat rutin menerima bantuan sebesar Rp900 ribu per bulan.namun belakangan ini bantuan tersebut mendadak berubah menjadi hanya Rp600 ribu tanpa adanya pemberitahuan resmi, sosialisasi, maupun penjelasan dari pihak terkait.

“Ngeri kali hidup di negara ini pak,belum ada keputusan pemerintah atas pemotongan dari 900 ribu ke 600 ribu tapi kepala desa kami sudah lebih dahulu melakukan nya, “ujar warga tersebut yang namanya dirahasiakan.

Warga penerima BLT Lansia tersebut merasa bahwa perubahan nominal bantuan tanpa transparansi adalah bentuk ketidakadilan yang tidak bisa dianggap sebelah mata.

Kinerja Kepala Desa Purwodadi, Sugiatno patut dipertanyakan atas dasar apa atau peraturan darimana adanya pemotongan BLT tersebut.

“Aku sudah bolak balik search Google bang, tapi tak ada juga ketemu terkait peruntukan apa pemotongan BLT Lansia kami, ” ujar warga tersebut. Sabtu (9/5/26)

Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi kepada Pihak Kepala Desa namun hingga berita ini diterbitkan belum juga memberikan jawaban.

Aparat penegak hukum, Inspektorat, hingga Dinas Sosial harus segera turun tangan melakukan audit terbuka agar tidak ada pihak yang bermain di atas penderitaan orang tua yang seharusnya dilindungi.

(Wan/red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *