Foto : Lokasi Gudang saat Digerebek team Gabungan, Kamis (6/3/2025) lalu.
BELAWAN – Sedikitnya ribuan liter subsidi berhasil diamankan tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Balai Pengawasan Tertib Niaga. Kamis (6/3/2025) lalu.
Tempat tersebut berada di Kecamatan Medan Belawan.Hasil penggerebekan tersebut, tim menyita ribuan liter solar subsidi dan belasan tandon fiber berkapasitas 500 liter dan 240 jerigen muatan 35 liter.
Dugaan bahwa tempat tersebut kembali beroperasi berasal dari informasi masyarakat yang setiap hari melihat aktivitas tempat tersebut keluar masuk becak pengangkut Solar subsidi yang diduga di langsir dari SPBU ke tempat tersebut menggunakan Becak Jerigen.
Salah seorang sumber yang tidak mau menyebutkan namanya membenarkan bahwa Becak Mesin Bolak balik sering masuk kegudang bawa jerigen berisi Minyak Nelayan.
“Setiap hari mereka sekarang beroperasi bang, pakai becak Jerigen dimasukkan ke dalam gudang tersebut, “ungkap warga setempat yang namanya dirahasiakan. Senin (11/5/2026).
Gudang tersebut disinyalir dijadikan tempat penampungan minyak solar BBM subsidi yang berasal dari sejumlah stasiun pengisian bahan umum yang seharusnya khusus untuk Nelayan tradisonal.
Berdasarkan informasi dari warga menyebutkan gudang yang berada di Jalan Hiu Belawan Bahagia Kecamatan medan Belawan bekas Lokasi Stasiun AKR dalam menjalankan praktik ilegal tersebut, pelaku menampung solar subsidi telah dibeli dari SPBU ke tandon-tandon.
Perharinya menampung sekitar ribuan liter solar subsidi untuk kemudian dijual kembali ke pelaku industri dan Industri Perikanan Gabion menggunakan mobil tanki bertuliskan Transportir.
“Ini buka kembali dan beroperasi tempat dugaan jadikan penyelewengan minyak solar subsidi karena minimnya pengawasan dan tindakan dari aparat dan instansi terkait, “ujar warga sekitar.
Dalam menjalankan aksinya, para ‘pemain’ menggunakan Becak mesin Jerigen dan mobil pick up untuk membeli BBM Subsidi jenis solar dari stasiun umum (SPBU) lalu melansir ke gudang tersebut.
Setiap hari mereka bisa mengumpulkan ber ton-ton BBM subsidi jenis solar untuk dipasarkan ke mesin industri yang membutuhkan.
(red)







