Pordi Sumut Gelar Turnamen Eksebisi Tunggal Putra Antar Pengurus Daerah Sesumut

Foto : Peserta Turnamen.

 

MEDAN – Domino selama ini erat dengan permainan hiburan di kalangan masyarakat Tanah Air, sejak diperkenalkan pada tahun 1950 hingga 1960-an.

Dalam perkembangannya, domino telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia, baik dalam acara keluarga, festival, hingga pertemuan komunitas. Tapi, untuk bermain domino, juga butuh logika tajam dan pemikiran filosofis.

Turnamen ini adalah momen penting yang patut kita rayakan, menandai kolaborasi besar pertama antara PORDI dan Higgs Games Island. Kompetisi ini menggunakan format gabungan antara online dan offline. Ke depannya, PORDI bersama mitra strategisnya, HIGGS Games Island, akan terus menyelenggarakan lebih banyak turnamen domino, tidak hanya untuk menyatukan para pemain di Sumatera Utara tetapi juga untuk membawa olahraga ini ke panggung internasional,” ujar Ketua sumut PORDI . Zulhidayat usai turnamen.

Suasana di lokasi turnamen jalan haji anif terasa berbeda selama akhir pekan kemarin. Sejak pagi hingga malam, area pertandingan sumut Domino Tournament 2026 tidak pernah sepi. Meja-meja pertandingan terus terisi, sementara penonton berkerumun di beberapa titik, mengikuti jalannya permainan yang berlangsung cepat dan penuh perhitungan.

Antusiasme peserta dan penonton pun semakin terlihat saat para pemain terbaik mulai bertarung memperebutkan hadiah . Sorak sorai penonton pecah di beberapa momen krusial, memperkuat suasana kompetitif yang terasa hingga ke area luar arena.

Turnamen yang berlangsung pada 30 s/d 31 Mei 2026 ini berjalan tertib dan lancar, dengan puluhan peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian. Di dalam arena, para pemain terlihat fokus membaca pola permainan lawan dan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Atmosfer ini menunjukkan bahwa domino tidak lagi sekadar permainan santai, tetapi mulai dipahami sebagai aktivitas yang membutuhkan strategi dan konsentrasi tinggi.

Selang dua hari kedepan setelah turnamen itu, PORDI mulai bergerak untuk menyusun program pembinaan secara berjenjang, agar nantinya bisa melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di Indonesia maupun mancanegara.

PORDI sumut siap blusukan ke 33 kabupaten di Sumatera untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi.

“Ke depan, PORDI dan HGI berkomitmen mendorong domino sebagai cabang olahraga berprestasi. Kami tengah menyusun program pembinaan atlet berbasis strategi, mental, dan mencari calon-calon atlet dari seluruh pelosok nusantara, serta memperluas jaringan turnamen dari tingkat lokal hingga nasional, untuk membantu mencari bakat-bakat yang ada di Sumatera Utara, Target kami jelas: membawa olahraga domino Indonesia ke panggung internasional secara profesional,” Pungkas ZulHidayat.

ZulHidayat turut menyampaikan Terima kasih kepada seluruh peserta turnamen, panitia pelaksana dan para sponsor dari jajaran satnarkoba polretabes medan, kasat narkoba polres labuhan batu yang turut membantu terlaksananya turnamen persahabatan pengurus Pordi Sesumut.

Acara di akhiri dengan sesi photo bersama penyerahan hadiah dan Piagam kepada para pemenang turnamen PORDI Sumut juara satu umum di menangkan oleh Ipda Agus Gunawan dari satuan brimob Polda sumut.

 

(red)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *